Cara Menghindari Keracunan Asap Genset

Saat digunakan, genset akan mengeluarkan gas karbon monoksida. Apabila terhirup dalam jumlah banyak dapat menyebabkan seseorang keracunan. Hal ini tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan kematian. Agar tidak terjadi hal-hal yang fatal, cara menghindari keracunan asap genset perlu anda ketahui.

Oleh karena itu, Anda harus lebih hati-hati dalam meletakkan genset. Sebaiknya, ditempatkan di tempat terbuka atau di dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang lancar. Selain memilih genset dengan kualitas yang bagus, Anda juga harus memperhatikan harga jual genset yanmar 35 kva dieselyang masih terjangkau.

Tips Mencegah Keracunan Asap Genset

  • Menggunakan alat pendeteksi gas

Alat ini dapat digunakan untuk mendeteksi adanya gas karbon monoksida dan gas lain yang sifatnya beracun. Alat ini dapat dipasang di sekitar rumah Anda. Dengan demikian, saat ada gas beracun maka alat pendeteksi tersebut akan berbunyi.

  • Menyediakan ruang genset berventilasi

Genset diletakkan di ruang tersendiri yang memiliki ventilasi sehingga sirkulasi udara lancar. Selain itu, agar gas karbon monoksida dapat terbuang melalui ventilasi. Dengan demikian, bisa mengurangi konsentrasi gas karbon monoksida di rumah Anda.

  • Menjauhi asap genset

Apabila genset diletakkan di luar rumah, maka Anda disarankan untuk selalu menutup pintu, jendela maupun ventilasi. Tujuannya adalah agar gas beracun yang dihasilkan genset tidak masuk ke dalam rumah Anda. Kondisi ini penting untuk diperhatikan karena gas karbon monoksida merupakan gas yang berbahaya bagi tubuh.

Adanya gas karbon monoksida dapat menghilangkan kadar oksigen di dalam darah. Hal ini dikarenakan gas tersebut melekat sangat kuat dengan hemoglobin. Dengan demikian, gas tersebut menyebar ke seluruh tubuh bersama dengan aliran darah.

  • Mengenal cara mengatasi keracunan karbon monoksida

Anda harus mengetahui gejala orang yang keracunan gas karbon monoksida. Antara lain adalah kepala pusing, dada sakit, mual, muntah dan kecepatan detak jantung meningkat. Pada kondisi yang parah, seseorang  dapat mengalami pingsan bahkan hingga menyebabkan kematian. Apabila Anda menemukan gejala seperti di atas, bersegeralah pergi ke tempat yang banyak udara segar dan memberikan nafas buatan apabila pingsan. Selain itu, Anda dapat menghubungi tim medis atau bisa segera dibawa ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *