Tips Untuk Naik Grab

Bepergian dengan ojek online tidak diragukan lagi memberikan kenyamanan. Tapi namanya berbahaya, selalu waspada. Karena itu, penumpang tetap diwajibkan untuk waspada saat berkendara di ojek online. Pada dasarnya, armada yang dimiliki oleh perusahaan transportasi online bukan milik perusahaan. Seperti Grab, yang membuka registri untuk siapa saja yang ingin menjadi mitra armada. Di Grab, hanya pengemudi yang telah menjalani pelatihan yang dapat beroperasi dan mengasuransikan. Hanya saja, dalam prosesnya, Grab tentu saja tidak bisa mengendalikan 100 persen armada. Karena itu, sebagai bagian dari layanan Anda, Anda harus berhati-hati.

Berikut tips untuk naik Grab yang dilansir teknologi saya.

Cek Pelat nomor

Selalu periksa plat nomor kendaraan yang akan dikirim. Jadi, jika ternyata nomor dan / atau nameplates tidak identik dengan aplikasi, cukup batalkan perjalanan dan buat pesanan baru.

Cek Wajah Driver

Penting juga untuk selalu memeriksa apakah nama dan wajah pengemudi sama dengan yang muncul dalam aplikasi. Langkah ini penting bagi pengemudi atau kendaraan yang tidak terdaftar untuk menjemput Anda. Karena jika terjadi kesalahan, penyedia layanan akan mengalami kesulitan melakukan penyelidikan.

Manfaatkan Fitur Darurat

Selain verifikasi, ada fitur yang dapat Anda gunakan. Di aplikasi Grab untuk Android dan iOS, ada fitur keamanan yang disebut SOS. Pastikan sebelum Anda memulai pesanan Anda mendaftarkan nomor telepon darurat. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Akun -> menu Darurat. Jika suatu peristiwa mengancam keamanan atau jiwa, Anda dapat menggunakan “tombol darurat” di sudut kanan atas. Setelah menekan, aplikasi akan secara otomatis menghubungi kontak. Pastikan fitur ini hanya digunakan dalam keadaan darurat.

Manfaatkan Fitur Share My Ride

“Share My Ride” adalah fitur dukungan lain yang dapat memberikan keamanan. Fitur yang menyediakan informasi perjalanan untuk anggota keluarga atau teman. Pengiriman dapat dilakukan ke berbagai platform. Misalnya, Anda dapat berbagi di platform Facebook, Twitter, dan SMS. Karena informasi yang dikirim adalah real-time, fitur ini dapat mengingatkan penerima informasi jika Anda datang terlambat atau melebihi perkiraan durasi perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *