Khitanan 21 Anak Kurang Mampu di Pulau Banyak

Pengurus Pusat Forum Dakwah Perbatasan menyelenggarakan khitan secara massal dan gratis kepada 21 anak yang berasal dari keluarga kurang mampu di Pulau Banyak, Kabupataten Aceh Singkil.

Khitan masal tersebut adalah serangkaian dari kegiatan Safari Dakwah Perbatasan  VIII yang dilaksanakan oleh FDP di Pulau Banyak.

Adapun kegiatan lainnya yaitu pembinaan muallaf, thibbun nabawi, kaderisasi remaja, home visit (pengobatan gratis), silaturrahmi antara tokoh agama dan masyarakat, penyuluhan kesehatan dan juga pembagian sembako.

Selain itu, FDP juga akan menyekolahkan sekitar 20 anak dari desa Suka Makmur, Haloban dan Asantola ke Pesantren yang ada di Banda Aceh dan.

Ketua Forum Dakwah Perbatasan, dr Nurkhalis SpJp mengungkapkan kegiatan khitan tersebut terselenggara atas kerjasamanya dengan Dinkes Aceh dan Bagian Bedah FK Unsyiah/RSUDZA yang dipimpin oleh dokter Ahli Bedah Anak, Dr. Muntadhar, SpB, SpBA.

Nurkhalis juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi dari kaum muslimin yang dhuafa dan muallaf mengingat untuk khitan juga membutuhkan biaya. Selain itu, untuk memberikan kesadaran kepada kaum muslimin bahwa khitanan merupakan bagian dari kewajiban agama Islam yg harus diselesaikan.

“Khitanan massal ini digelar untuk membantu masyarakat kurang mampu. Juga dalam rangka meningkatkan kesehatan anak dan sebagai upaya dalam menjaga kesehatan reproduksi anak. Dan juga yang terpenting adalah untuk memperkokoh persaudaraan sesama muslimin melalui kepedulian dokter dalam pengabdiannya kepada masyarakat” kata Nurkhalis.

Nurkhalis menambahkan, khitanan massal ini diikuti lebih dari 21 anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dari Suka Makmur, Haloban dan Asantola. Dan setelah di khitan kepada anak-anak tersebut akan diberikan bantuan perangkat sanitasi mulut.

“ini merupakan SDP kali pertama yang dilaksanakan oleh FDP di Pulau Banyak. Insya Allah kita upayakan kegiatan ini dapat kita laksanakan pada setiap tahunnya. Maka dari itu kita sangat mengharapkan bantuan dari semua pihak,” kata Nurkhalis.

Sementara itu salah satu dari orang tua anak yang dikhitan, Rizman dari Haloban mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan tersebut karena sangat membantu dalam meringankan beban ekonomi mareka. Apalagi sebagian dari mareka berasal dari keluarga yang kurang mampu.

“kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada panitia khitanan gratis ini. Bagi kami ini merupakan sesuatu yang sangat membantu. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga akan bertambah banyak lagi keluarga yang dapat di bantu,” pungkas Rizman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *