Belajar 2 Jenis Bahasa Jepang dan Penempatannya

Ketika anda sampai di negara Jepang, maka anda akan mendapatkan sebuah kesempatan besar untuk mampu belajar bahasa Jepang lebih jauh lagi. Anda pun akan memulai interaksi dengan orang Jepang langsung, memiliki teman orang Jepang, atau bahkan mendapatkan jodoh dan menikah dengan orang Jepang.

Tunggu dulu! Semua target anda tersebut haruslah dibarengi dengan usaha yang maksimal. Seperti contohnya, untuk mampu melakukan interaksi dengan orang Jepang, maka pertama-tama anda harus mampu berani berkata-kata atau mengobrol dengan orang Jepang, menggunakan bahasa Jepang.

Menggunakan bahasa Jepang saat mengobrol dengan si tuan rumah memanglah sangat penting, mengingat tidak semua orang Jepang mampu mengerti bahasa asing, sekalipun bahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia.

Memang benar, terdapat pula orang Jepang yang memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris, tetapi sebagian besar tidak bisa. Artinya, anda akan memiliki kemungkinan terbesar untuk bertemu dengan orang-orang Jepang yang tidak berbicara bahasa Inggris.

Kemudian saat anda telah berhasil akrab dengan seseorang, maka cara bicarapun berubah. Dalam bahasa Jepang, terdapat bahasa formal atau sopan, dan bahasa slang atau gaul.

Bahasa sopan biasanya digunakan untuk orang-orang yang belum akrab, atasan, rekan kantor, dan sejenisnya. Menggunakan bahasa slang dengan lingkaran komunitas ini tentunya akan memberikan nilai buruk terhadap reputasi anda.

Sebaliknya, jika anda berbicara dengan teman dekat atau pasangan, anda bisa menggunakan bahasa slang. Dan jika anda berbicara bahasa formal di saat seperti justru akan membuat mereka sedih, karena mereka berpikir bahwa anda tidak dekat dengan mereka.

Maka dari itulah, belajar bahasa Jepang formal dan slang sangatlah diperlukan. Kebetulan terdapat sebuah situs bahasa Jepang bernama Weihome Gakuen yang selalu memberikan materi bahasa formal dan bahasa slang.

Karena si pengajar dari situs tersebut memang memiliki rentang pengalaman yang panjang dalam bahasa Jepang dan budayanya. Bahkan tidak diragukan lagi telah banyak berinteraksi dengan orang Jepang selama bertahun-tahun. Alhasil, materi yang diajarkan pun memiliki kandungan budaya Jepang secara kental yang bisa anda pelajari secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *