Kebakaran Hutan Menjadi Kebakaran Sumber Daya Alam

Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia merupakan Negara yang kaya akan sumber daya alam, mulai dari sumber daya alam yang bisa diperbaharui atau pun sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Namun meski kaya nyatanya masyarakat Indonesia tak mampu menjaga alam Indonesia sehingga sering terjadi masalah yang menghancurkan lingkungan serta sumber daya alam di negeri kita ini.

salah satunya seperti kejadian kebakaran hutan yang berada di Sumatera dan Kalimantan yang selama ini sudah untuk dihentikan. Padaha kekayaan Indonesia salah satunya didapat dari hutan.

Sekitar 216 ribu hektare hutan di Indonesia terdapat 23,56% hutan lindung, 23,22% hutan produksi tetap, 21,78% suaka alam dan pelestarian alam, 21,27% hutan produksi terbatas dan sisanya 10,17% merupakan hutan produksi yang bisa dikonservasi.

Hal ini menunjukkan jika di Indonesia terdapat banyak sekali hutan namun beberapa waktu belakangan berbagai kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di pulau Sumatera dan Kalimantan mampu merusak keberadaan hutan. Tak hanya itu saja, akibat trafedi ini perubahan iklim pun mulai terjadi di Negara kita ini.

Banyak hal yang akan hilang dari kebakaran hutan mulai dari potensi dari hasil hutan yang akan hilang, mulai dari hutan kayu atau pun hutan non – kayu.

Tak hanya sumber daya alam saja yang hilang namun juga kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kebakaran hutan. Kebakaran hutan tak hanya berpengaruh bagi flora yang ada di dalamnya namun juga fauna yang ada di dalamnya juga mendapatkan dampak buruk dari kebakaran hutan ini.

Apalagi hutan adalah rumah dari flora dan juga fauna selain itu, manusia dan makhluk hidup lain sangat bergantung pada keberadaan hutan. Bayangkan jika hutan tak ada lagi maka paru paru bumi pun akan lenyap dan oksigen akan semakin menipis dari hari ke hari maka siapa yang akan dirugikan? Tentu saja manusia itu sendiri.

Maka jangan remehkan kebakaran yang terjadi di sekeliling kita. Mari jaga lingkungan kita terutama hutan. Karena hutan adalah jantung dan paru paru bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *