Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kacang Hijau

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kacang Hijau – Kacang Hijau atau ‘Mung Bean, Golden Gram’ atau ‘Green Gram’ adalah salah satu tanaman ‘Leguminoceae’ yang di Indonesia dikembangkan dalam budidaya tanaman skala besar.

Hal ini disebabkan karena Kacang Hijau memiliki potensi pasar yang cukup cerah dan menjanjikan.

Bentuk komoditasnya adalah sebagai biji yang mudah disimpan dan tahan lama. Biji Kacang Hijau mudah dipasarkan dimana hampir semua negara membutuhkan untuk beragam kebutuhan. 

Klasifikasi Tanaman Kacang Hijau

Kingdom :  Plantae
Divisio :  Spermatophyta 
SubDivisio:  Angiospermae 
Kelas :    Dicotyledoneae  
Ordo :     Rosales 
Famili :   Papilionaceae  
Genus :   Phaseolus  
Spesies :   PhaseolusRadiatusL. 

Morfologi Tanaman Kacang Hijau

Seperti dijelaskan di atas bahwa tanaman Kacang Hijau termasuk ke dalam kelompok / famili Leguminocae yang banyak memiliki varietas. Susunan utama dari morfologi tanaman Kacang Hijau adalah terdiri atas bagian – bagian yaitu akar, batang, daun, bunga dan biji.

Sistem perakaran pada tanaman Kacang Hijau adalah bercabang banyak dan kadang – kadang membentuk bintil – bintil / nodula akar dimana semakin banyak ‘nodula’ akar maka semakin tinggi kandungan zat Nitrogen / N yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah.

Secara garis besar tanaman Kacang Hijau memiliki batang yang tegak dengan cabang yang letaknya menyamping terhadap batang utama, memiliki bentuk bulat dan sedikit berbulu dimana cabang tanaman ini ada yang berwarna hijau dan hijau keunguan.

Batang dan cabangnya berbentuk bulat dan berbuku – buku, dengan ukuran batang rata – rata kecil agak berbulu dan berwarna hijau kecokelatan dan agak merah.

Masing – masing buku batang menghasilkan setangkai daun, kecuali pada daun yang tumbuh pertama kali adalah berupa sepasang daun yang saling berhadap – hadapan dengan masing – masing daun termasuk ke dalam daun tunggal.

Pada umumnya batang Kacang Hijau tumbuh tegak dan mampu mencapai ketinggian hingga mencapai 30 s/d 110 Cm dimana cabang menyebar ke segala arah.

Daun dari tanaman Kacang Hijau terdiri dari 3 helai yang disebut dengan istilah ‘trifolia’ dengan letak berselang – seling. Tangkai daun berukuran lebih panjang dari daunnya dengan warna hijau muda atau beberapa diantaranya berwarna hijau tua.

Kacang Hijau merupakan salah satu tanaman yang memiliki umur pendek dan mulai mengeluarkan bunga antara 30 s/d 70 hari. Bentuk bunga berukuran besar dengan diameter antara 1 s/d 2 Cm, berwarna hijau kuning cerah terletak pada tandan ketiak yang tersusun rapi terhadap 5 s/d 25 kuntum bunga memanjang terhadap tandan bunga yang memiliki ukuran rata – rata 2 s/d 20 Cm.

Kacang Hijau memiliki bunga berbentuk menyerupai Kacang Hijau yang berwarna kuning kehijauan atau kuning pucat. Termasuk ke dalam kelompok ‘hermaprodit’ atau berkelamin sempurna.

Di dalamnya terjadi proses penyerbukan pada waktu malam hari menjelang pagi dimana bunga akan mekar penuh pada waktu sore hari.

Polong Kacang Hijau menggantung dan menyebar berbentuk silinder dengan ukuran panjang dapat mencapai ukuran rata – rata 15 Cm, kadang – kadang berbentuk lurus dan memiliki bulu atau tanpa berbulu yang berwarna hitam kecokelatan berisikan kira – kira 20 butir biji yang berbentuk bundar dan lonjong. Polong memasuki usia tua hingga 60 s/d 120 hari setelah masa tanam.

Dimana pada masa – masa ini terjadi perontokan bunga hingga mencapai angka 90 persen.

Buah Kacang Hijau memiliki bentuk polong dengan ukuran panjang rata – rata sekitar 5 s/d 16 Cm. Masing – masing polong berisikan 10 s/d 15 biji. Polong Kacang Hijau mempunyai bentuk bulat silindris atau pipih dengan bagian ujung tumpul dan runcing.

Polong Kacang Hijau muda berwarna hijau, setelah memasuki usia tua maka akan berubah warna menjadi cokelat kehitaman yang memiliki rambut halus berukuran pendek dan berbulu.

Biji Kacang Hijau memiliki warna hijau kekuningan cenderung cokelat kehitam – hitaman, mempunyai kilap seperti lapisan lilin yang agak kusam dengan perkecambahan bersifat ‘epigeal’.

Demikian kami menjelaskan tentang artikel ini dengan judul klasifikasi dan morfologi pada tanaman Kacang Panjang, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Sumber : Agrotek.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *