Tips Arsitek Muslim Dalam Menghadirkan Rumah Yang Islami

Dalam sejarah Islam, arsitektur merupakan salah satu esensi seni visual yang keberadaannya sangat mendukung kemajuan peradaban Islam di seantero jagat raya sampai saat ini. Dalam seni arsitektur tersebut, para arsitek muslim memuat seni rupa dan tata ruang yang mengkombinasikannya dengan seni arsitektur sehingga menjadi suatu hal yang sangat fundamental dan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Hal ini juga selaras dengan nilai-nilai yang dibawa para pemuka muslim dari seluruh dunia sehingga hal inilah yang menjadi alasan bahwasannya setiap arsitek muslim dalam mendesain suatu bangunan harus senantiasa berlandaskan nilai-nilai dalam Al-Quran dan Hadits tatkala menghadirkan suatu bangunan yang Islami.

Penerapan pembangunan yang merujuk pada peradaban dan nilai-nilai tatanan Islam ini merupakan salah satu cara arsitek muslim dalam menghadirkan rumah Islami yang keberadaannya hingga saat ini semakin meningkat banyak, seiring dengan meningkatnya pengetahuan khalayak luas akan agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Pasalnya penerapan peradaban Islam melalui keilmuan para arsitek ini bukan hanya sekedar membangun peradaban secara fisik, tetapi juga secara mental, pola pikir, semangat, akhlaq dan pola perilaku yang berlandaskan dan bersumber pada Al-Quran dan Sunnah.

Sejatinya konsep arsitektur Islam yang harus dipahami oleh setiap arsitek muslim dalam menghadirkan desain rumah Islami adalah pembangunan dan keindahan yang tidak bertentangan dengan syariat Islam itu sendiri. Karena dalam nilai-nilai luhur Islam dijelaskan bahwasannya setiap perwujudan yang dipandang megah tak hanya dari fisiknya saja, tapi merupakan peradaban yang mendatangkan manfaat bagi orang banyak. Melalui keindahan yang ditampilan dalam setiap pembangunan rumah Islam tentunya bertujuan untuk mengingat kebesaran Allah ‘azzawajalla dan mendidik kita hamba-Nya untuk tetap tawadhu’ dan tidak ghuluw berlebih-lebihan dalam keseharian kita.

Secara umum peradaban Islam dalam sebuah pembangunan di bidang arsitektur haruslah merujuk kepada nilai-nilai terpuji yang termuat dalam Al-Quran dan Hadits tersebut. Hal ini dimaksudkan supaya nantinya bangunan yang hendak diciptakan memiliki esensi nilai estetika yang sejalan dengan syariat Islam. Sebagai contoh adalah tidak menghadirkan patung-patung dalam setiap ornament rumah dimana dalam Islam kehadiran patung sangat diharamkan. Oleh karenanya sebelum membangun sebuah rumah Islami hendaknya setiap arsitek yang menawarkan jasa arsitek secara professional hendaknya mengetahui secara terperinci terlebih dahulu terkait nilai-nilai tatanan Islam yang ada tersebut.

Itulah ulasan informasi yang bisa kami sampaikan pada Anda pada kesempatan kali ini tentang cara arsitek muslim dalam menghadirkan rumah nan Islami. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sekaligus membuka cakrawala pemikiran Anda dalam sudut pandang yang berbeda.