Ingin Ternak Kelinci? Perhatikan Hal Berikut

Jika ingin berbisnis binatang ternak banyak jenis binatang ternak yang potensial untuk dijadikan bisnis ternak yang menguntungkan dan berkesinambungan. Salah satunya adalah kelinci. Lalu jika ingin beternak kelinci apa saja yang harus diperhatikan? Simak berikut ini.

Perkawinan kelinci pedaging
Kelinci yang akan dikawinkan baiknya berumur di atas 6 atau 7 bln.. Langkah mengawinkan yaitu dengan membawa kelinci betina ke kandang kelinci jantan. Saat yang baik untuk mengawinkan kelinci yaitu pagi hari jam 6 sampai 8 atau malam hari jam 7 hingga 9 malam. Sesudah kelinci jantan mengawini kelinci betina biarlah istirahat serta beri minum, angkat kelinci betina. Saat istirahat ini pada 15 – 30 menit.

Kemudian ulangilah kembali sistem perkawinan 2 – 3 kali. Sinyal bahwa kelinci betina bunting (perkawinan berhasil dikerjakan) yaitu senantiasa menjauh apabila didekatkan pada pejantan. Saat kehamilan kelinci +- 30 hari, serta termasuk juga hewan yang produktif dan subur. Dalam sekali melahirkan, induk kelinci dapat beranak sampai 12 ekor anakan.

Anak kelinci bakal menyusu pada induknya sampai usia +- 45 hari, kemudian anak kelinci dapat dipisah ke kandang koloni sampai umur +- 3 atau 4 bln.. Induk kelinci diistirahatkan +- 15 hari selepas menyusui lalu dapat dikawinkan kembali. Berarti dengan siklus seperti ini, kelinci dapat melahirkan 3 – 4 kali dalam satu tahun. Anakan yang telah berusia 3 atau 4 bln. mulai diletakkan dalam kandang baterai.

Makanan kelinci pedaging
Sedikit tidak sama dengan kelinci hias yang pemberian pakannya mempunyai tujuan untuk kwalitas perkembangan bulu yang bagus, jadi pakan untuk kelinci pedaging mempunyai tujuan untuk perkembangan daging yang bagus. Pakan paling utama kelinci yaitu rumput lapangan (kecil-kecil), dapat ditambah dengan pakan buatan pabrik/pelet kelinci, ampas tahu serta sayur-sayuran.

Cara pemberian pakan dapat dikerjakan 2 kali satu hari, yaitu pagi seputar jam 9 atau 10 berbentuk pakan pabrik/pelet atau ampas tahu dengan sedikit rumput atau sayuran serta sore hari mendekati malam berbentuk rumput dalam jumlah besar, mengingat kelinci yaitu hewan nocturnal yang aktif saat malam hari. Air minum diberikan setiap waktu, upayakan senantiasa ada. Untuk indukan yang tengah menyusui dapat diberikan penambahan daun pepaya satu lembar sehari-harinya. Pemberian kangkung baiknya dijauhi serta wortel bisa diberikan paling banyak 3 kali satu minggu.

Penyakit pada kelinci pedaging
Satu hal sebagai momok untuk beberapa peternak kelinci yaitu penyakit. Kelinci di kenal juga sebagai hewan yg tidak tahan pada penyakit, berarti demikian terkena penyakit gampang mati. Beragam penyakit yang umum menyerang kelinci salah satunya ; kudis, luka, jamur kulit, saraf, kanibal, cebol (perkembangan tak normal) serta lain-lainnya.

Namun Mu’tassim Fakkih merekomendasikan supaya beberapa peternak tak perlu takut, karena sesungguhnya penyakit-penyakit itu dapat dicegah lewat cara yang simpel, yaitu ; senantiasa melindungi kebersihan kandang serta pemberian pakan yang teratur. Untuk kelinci pedaging yang telah terkena penyakit baiknya dipisahkan dari kelinci lain hingga sembuh untuk menghindar penyebaran lalu di beri obat. Kandang tempat kelinci yang sakit juga mesti dibikin bersih.

Perhitungan usaha budidaya kelinci pedaging
Usaha budidaya kelinci dapat diawali dari taraf kecil, menengah sampai besar. Dengan tingkat produktivitas serta kesuburan yang sangatlah tinggi, dari seekor indukan dapat jadi 15 – 20 ekor sepanjang satu tahun dengan anggapan anak hidup sampai dewasa 5 ekor serta melahirkan sejumlah 3 kali dalam satu tahun. Dengan tingkat harga daging kelinci yang sedikit lebih tinggi di banding daging ayam kampung seputar 27 ribu per kilogramnya, atau 17 ribu per kg berat hidup jadi usaha budidaya kelinci pedaging sangatlah layak untuk diperhitungkan jadi pilihan ber wirausaha.

Kelinci pedaging siap potong umumnya berumur di atas 6 bln. dengan berat tubuh rata-rata 4 kg. Harga indukan flemish giant sekarang ini sekitar +- 200 ribu per ekor. Jadi dengan modal 5 juta rupiah telah cukup untuk mengawali usaha budidaya kelinci pedaging dengan perincian untuk beli 8 ekor indukan, 2 ekor pejantan, pembuatan kandang dan cost operasional sepanjang +- 8 bln.. Dengan anggapan sesudah 8 bln. kita telah dapat memperoleh income dari penjualan kelinci hasil ternak.