Cara Membuat Pupuk Kompos Organik

Hallo! Kali ini saya akan membahas tentang cara membuat pupuk kompos organik. Pupuk kompos ini bisa dibuat dengan bahan dasar kotoran ternak dan sampah organik di sekitar kita.

Cara Membuat Pupuk Kompos Organik

Sebelum masuk ke cara membuat kompos organik, anda harus menyiapkan peralatan dan bahan yang akan digunakan.
Peralatan dan bahan-bahannya adalah sebagai berikut.

Peralatan yang Digunakan

  • Papan Kayu
  • Paku
  • Palu
  • Sarung tangan karet
  • Sekop

Bahan-bahan yang Digunakan

  • Sampah Organik
  • Kotoran ternak
  • Aktivator em4
  • Air

Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Kompos Organik

  1. Siapkan sebuah lahan dengan luas 10 meterĀ² untuk tempat pengomposan. Usahakan agar tempat pengomposan diberi peneduh untuk menghindari guyuran air hujan.
  2. Buat sebuah bak dari papan kayu dengan lebar 1 meter dan panjang 1,5 meter. Pilih papan kayu yang lebarnya 30-40 cm.
  3. Siapkan sampah organik dari sisa-sisa tanaman, anda juga bisa menambahkan kotoran ternak. Cacah sampah organiknya sampai kecil. Semakin kecil potongan sampah organik maka semakin baik. Namun jangan terlalu halus juga, agar proses aerasi kompos bisa berlangsung sempurna. Jika ingin lebih mudah ada dapat menggunakan mesin pencacah kompos.
  4. Masukan semua sampah organik yang sudah dicacah ke dalam bak kayu, pastikan agar terisi dengan padat. Isi bak kayu sampai penuh.
    Siram bahan baku pupuk kompos yang sudah tersusun di dalam bak kayu agar lembab. Untuk mempercepat proses pengomposan anda bisa menambahkan starter seperti em4.
  5. Setelah 1 hari, suhu tumpukan bahan kompos akan naik menjadi 65C, biarkan keadaan ini hingga 3 hari. Hal ini dilakukan agar bakteri patogen, jamur dan gulma mati. Perlu diperhatikan, proses pembiaran jangan sampai terlalulama. Karena dapat membunuh mikroorganisme pengurai pupuk kompos. Apabila mikroorganisme dekomposernya ikut mati, maka proses pengomposan akan menjadi semakin lama.
  6. Setelah hari ke-4, pertahankan suhu pengomposan pada kisaran 45-60C dan kelembabannya pada 40-50%. Cara menjaga suhunya adalah dengan membolak-balikan bahan pupuk kompos, sedangkan untuk menjaga kelembabannya cukup siram saja kompos tersebut dengan air. Pada kondisi ini penguapan akan menjadi sangat tinggi, untuk mencegah hal itu terjadi anda bisa menutup tumpukan kompos dengan menggunakan terpal plastik, sekaligus juga untuk melindungi kompos dari guyuran air hujan.

Langkah-langkah Selanjutnya

  1. Cara untuk membalik kompos sebaiknya dilakukan dengan metode seperti berikut ini.
    a. Angkat bak kayu, lalu lepaskan dari tumpukan kompos.
    b. Kemudian pindahkan bahn kompos yang paling atas kedalam bak kayu sambil terus diaduk.
    c. Lakukan langkah ini seperti mengisi kompos di tahap awal. Isi terus bak kayu sampai seluruh tumpukan kompos berpindah. Dengan begini semua bahan kompos sudah terbalik. Proses pembalikan ini sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali sampai proses pengomposan benar-benar selesai.
  2. Apabila suhu pupuk kompos sudah stabil dibawah 45C, warna kompos akan menjadi hitam kecoklatan dan volume menyusut hingga setengahnya hentikan proses pembalikannya. Anda dapat melanjutkannya ke proses pematangan selama 2 Minggu.
  3. Prosespengomposan bisa selesai setelah 40-50 hari. Namun proses pengomposan bisa menjadi lebih cepat atau lebih lambat tergantung dari keadaan dekomposer dan bahan baku komposnya.

Untuk mempercantik tampilan pupuk kompos organik (apabila anda ingin menjual pupuk komposnya) dan agar bisa disimpan dalam jangka panjang, sebaiknya pupuk kompos saring lalu di kemas dalam karung.

Simpan pupuk kompos di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung dan guyuran air hujan.

Anda juga bisa belajar lebih banyak mengenai kompos salah satunya dengan membaca artikel Cara Mengolah Sampah Organik dengan Mudah Tanpa Ribet

Sekian dulu pembahasan saya tentang cara membuat pupuk kompos organik. Semaga dapat bermanfaat bagi anda.