Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa

Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa memang tidak mudah. Karena itu, simak artikel berikut ini.

Cara Mudah Membuat Pakan Fermentasi Kambing | PROSES CEPAT
Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa

Jenis Pakan Kambing Terbaik

Ada beberapa jenis pakan kambing terbaik yang bisa Anda pilih. Dulur dapat menggunakan pakan hijauan, pakan konsentrat, pakan dari sisa pertanian dan pakan fermentasi.

Berikut penjelasan masing-masing jenis pakan kambing:

Sebuah. Pakan Pakan

Makanan hijauan umumnya diperoleh dari rumput, daun dari pohon besar dan rumput budidaya. Jenis rumput yang ditanam untuk pakan kambing antara lain clitoria ternatea, setaria, brachiaria dan masih banyak lagi.

Sedangkan jenis rumput alam yang biasa digunakan untuk pakan kambing adalah rumput lapangan. Cara menanam rumput yang baik dan benar tentunya sangat mempengaruhi nafsu makan kambing ternak.

b. Pakan dari Sisa Pertanian

Pakan kambing yang berasal dari sisa bahan pertanian umumnya digunakan karena memudahkan dalam mencari pakan terutama hijauan yang harus digembalakan setiap hari.

Dengan memanfaatkan sisa-sisa hasil pertanian, dulur dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya.

Beberapa contoh pakan dari limbah pertanian adalah dedak padi, kulit singkong, daun singkong, pepaya, kangkung liar, daun jagung, dan jerami padi. Pakan dari limbah pertanian merupakan sumber energi yang baik untuk kambing.

Selain sumber energi, beberapa jenis pakan dari limbah pertanian juga mengandung protein tinggi untuk menunjang pertumbuhan kambing. Contohnya adalah daun kacang tanah, daun kacang panjang, daun gamal, daun kaliandra kedelai, daun lamtoro dan daun turi.

c. Pakan Terkonsentrasi

Pakan pekat perlu diberikan karena mengandung protein tinggi yang dapat mempercepat proses tumbuh kembang anakan kambing.

Keunggulan pemberian pakan konsentrat adalah praktis, gizinya terukur, dan sangat baik dalam membantu mempercepat proses tumbuh kembang kambing.

d. Pakan Fermentasi

Umumnya pakan hijauan tidak selalu tersedia di lahan bekas. Apalagi saat musim kemarau, beberapa daerah di Indonesia mengalami musim kemarau yang bisa mengeringkan hijauan pakan.

Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa

Dari jenis pakan terbaik yang sudah disebutkan di atas, yang akan kita bahas kali ini adalah pakan fermentasi saja. Penggunaan pakan fermentasi kombinasi GDM Specialist Animal Husbandry Organic Supplement terbukti lebih hemat dan efisien selain itu juga meningkatkan keuntungan 2 kali lipat.

Salah satu masalah yang menguntungkan bagi peternak adalah pakan ternak. Kualitas dan pakan yang terjamin tentunya dituntut untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, biasanya harga pakan seperti itu sangat mahal.

Selain fermentasi pakan kambing, kita juga bisa menggunakan vitamin kambing.

Alat dan Bahan Pembuatan Fermentasi Kambing

Untuk membuat pakan ternak fermentasi yang Anda butuhkan:

• Alat pemotong atau Anda bisa menggunakan parang, dll.

• Terpal, plastik besar atau tong besar

• Jerami atau Rumput

• Gula atau tetesan tebu

• Suplemen probiotik, (yang saya praktikkan menggunakan Solagri)

• Air

• Dedak atau dedak

Proses pembuatan :

• Potong jerami atau rumput dengan parang atau bisa juga menggunakan mesin pencacah, langkah ini mempermudah proses fermentasi

• Siapkan tempat pembuatannya, bisa menggunakan terpal, plesteran besar atau bisa menggunakan tong besar

• Larutkan gula pasir atau tebu dengan air plus solagri

• Letakkan jerami / rumput, dedak dan dedak pada tempat pembuatan yang sudah disiapkan sebelumnya

• Siram semua bahan yang sudah tersusun merata di tempat pembuatan dengan larutan gula pasir dan solagri yang telah diencerkan dengan air

• Aduk semua bahan hingga merata

• Setelah semuanya sudah diaduk rata, selanjutnya tutup tempat pembuatan dengan terpal atau apapun. pastikan kedap udara.

• Jika semuanya tertutup rapat (kedap udara) proses fermentasi berjalan, sekarang tunggu 1 – 14 hari agar pakan fermentasi yang sudah berbahan dasar jerami / rumput segera siap.

• Setelah pakan hasil fermentasi yang telah dibuat jadi, kini bisa menyediakan pakan ternak yang difermentasi

• Akan lebih baik jika pakan hasil fermentasi diangin-anginkan selama kurang lebih 15 menit, setelah itu pakan hasil fermentasi dapat diberikan kepada ternak.

Demikian yang dapat disampaikan tentang cara membuat pakan fermentasi kambing jawa. Dengan pakan yang difermentasi, kambing akan lebih cepat gemuk dan terisi. Semoga bermanfaat.