Cara Budidaya Ikan Toman agar Cepat Besar dan Sehat

Cara budidaya ikan toman cukup populer di kalangan para pembudidaya. Hal tersebut dikarenakan proses pembudidayaannya tergolong cukup mudah serta tidak membutuhkan modal besar. Menariknya lagi, dibalik semua itu budidaya ikan toman memiliki sebuah keuntungan yang sangat menjanjikan.

Cara Budidaya Ikan Toman, Mudah Dan Menguntungkan

Ikan toman merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki banyak peminat. Pasalnya, memiliki cita rasa yang enak serta terdapat banyak kandungan gizi menyehatkan menjadikannya sebagai pilihan favorit untuk dikonsumsi. Berikut beberapa cara budidaya ikan toman mudah dan menguntungkan.


1. Pemilihan Bibit Ikan Toman

Pada proses pemilihan bibit Anda harus benar-benar memahami akan cirinya yang berkualitas. Hal tersebut dikarenakan, dititik ini memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan pembudidayaan. Oleh sebab itu, jika ingin sukses dan menguntungkan pilihlah jenis bibit unggul.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar mendapatkan jenis bibit berkualitas. Pastikan bahwa umurnya telah mencapai 1 minggu lebih. Selain itu, periksalah bagian tubuhnya jangan sampai terdapat luka atau cacat sedikitpun. Kemudian, perhatikan nafsu makan dan juga kesehatannya.

2. Menyiapkan Tempat Pembudidayaan

Tahap selanjutnya dalam pembudidayaan adalah menyiapkan tempatnya. Setelah Anda memilih bibit ikan toman, buatlah sebuah akuarium ataupun kolam untuk habitat ikan. Pastikan bahwa kolam budidayanya memiliki daya tampung cukup luas agar pasokan oksigen dapat terpenuhi secara optimal.

Jika Anda menggunakan akuarium sebagai media pembudidayaannya, maka keuntungannya adalah dapat menghemat biaya pembuatan serta bersifat fleksibel. Namun sayangnya, secara umum budidaya dalam akuarium skalanya terbatas karena tidak mampu menampung jumlah ikan yang lebih banyak.

3. Pemberian Pakan Ikan

Cara budidaya ikan toman berikutnya adalah memperhatikan pemberian pakannya, mulai dari jenis hingga dosisnya. Hal ini menjadi sangat penting karena sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya ikan agar berkembang secara maksimal serta hasil masa panen nanti.

Pastikan Anda menggunakan jenis pakan yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Gunakanlah pakan buatan seperti pelet apung serta pakan alami berupa zooplankton atau lainnya. Berikanlah secara teratur dua hingga tiga dalam sehari. Hal itu berguna agar mampu memenuhi kebutuhan gizi.

4. Pemeliharaan Ikan Toman

Hal penting berikutnya yang tak boleh Anda lewatkan adalah proses pemeliharaan serta perawatannya. Langkah awal pada tahap ini ialah menyeleksi benih ikan kemudian merawatnya hingga tumbuh besar. Perhatikan pemberian pakannya serta pastikan  kualitas dari air kolam ataupun akuarium tetap terjaga.

Lakukan pengurasan secara rutin atau seminggu sekali agar tidak tumbuhnya bakteri yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Siapkan juga vitamin untuk mendukung pertumbuhan ikan toman. Selain itu, sediakan obat-obatan guna berjaga-jaga jika terjadi sesuatu terhadap ikan toman.

5. Mengetahui Penyebab Kegagalan Pembudidayaan

Agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, memahami langkah mengenai pembudidayaan yang baik dan benar saja tidak cukup. Sebaiknya, Anda juga harus mengetahui apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan kegagalan dalam budidaya ikan toman guna menghindarinya.

Biasanya, penyebab utama dari kegagalan pembudidayaan adalah pada tahap pemilihan bibit masa melakukannya dengan sembarang atau tidak sesuai standar. Selain itu, kurangnya perawatan terhadap kolam dan kualitas air serta pemberian pakan menjadi alasan lain gagalnya budidaya ikan toman.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan toman. Setelah mencapai masa panen, sebelum Anda melangsungkan prosesnya, ada baiknya untuk mengecek harga jual di pasaran. Hal tersebut bertujuan untuk menyelaraskan harga yang akan Anda tawarkan nantinya.