APAR Gedung dan Perannya

APAR yang disebut singkatan dari alat pemadam api enteng ini mempunyai proses atau langkah kerja yang bermacam bergantung macamnya. Karena itu Anda perlu tahu beberapa jenis APAR lebih dulu. Dengan ketahui beberapa jenis alat pemadam kebakaran atau APAR, Anda juga bisa pilih tipe yang terbaik dan diperlukan sebagai perlengkapan genting di gedung.

Karena kebatasan tempat, bangunan yang yang berada di beberapa kota biasanya dibikin bertingkat untuk mengirit pemakaian tempat. Tetapi, ini membuat jarak di antara bangunan yang satu dengan bangunan lainnya jadi lebih rapat. Mengakibatkan, bila terjadi beberapa hal yang tidak diharapkan seperti kebakaran, api bisa menebar lebih cepat. Karena itu diperlukan perlengkapan genting yang bisa menahan berlangsungnya kebakaran yang semakin besar, yakni APAR gedung.

Tipe APAR yang Diperlukan Berdasar Kelas Kebakaran

Dengan ketahui kelas kebakaran, Anda segera dapat pilih tipe yang mana pas untuk APAR gedung, apa air, busa, powder, karbon dioksida, atau wet chemical. Tipe APAR gedung yang sama sesuai bergantung dari beberapa benda apa yang ada didalamnya. Misalkan bila gedung sebagai kantor yang sarat dengan kertas, karena itu APAR yang tepat bisa berbentuk air, busa, atau powder.

Kebakaran dipisah jadi beberapa kelas berdasar beberapa benda yang turut serta didalamnya. Ada lima kelas kebakaran dimulai dari kebakaran kelas A, B, C, D, dan K.

Kebakaran kelas A mengikutsertakan beberapa bahan padat selainnya logam seperti kertas, kayu, tekstil, karet, dan plastik; sedang kebakaran kelas B mengikutsertakan beberapa bahan cair yang karakternya gampang terbakar, seperti minyak bumi, bensin, minyak, dan bahan cair gampang terbakar yang lain tidak bisa bersatu sama air. Disamping itu, kebakaran yang mengikutsertakan gas gampang terbakar seperti butana dan propana pula terhitung kebakaran kelas B.

Kebakaran kelas C mengikutsertakan perlengkapan atau instalasi listrik yang bertegangan, sedang kebakaran kelas D mengikutsertakan benda logam yang gampang terbakar seperti litium, magnesium, titanium, dan lain-lain. Paling akhir ialah kebakaran kelas K yang mengikutsertakan media masak yang karakternya gampang terbakar.