4 Cerita Rakyat Untuk Anak Yang Mengajarkan Kebaikan Hati

Mengisahkan cerita rakyat kepada anak memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah mengajarkan kebaikan hati dan sikap moral baik lainnya.

Mendongeng juga dapat memperkuat ikatan cinta antara Anda dan anak. Juga mentransfer nilai-nilai positif melalui kegiatan yang disenangi serta merangsang imajinasinya.

Indonesia memiliki banyak dongeng dan legenda yang mengajarkan kebaikan hati dalam hidup. Diantaranya adalah 4 kisah di bawah ini. Anda dapat menjadikannya dongeng sebelum tidur untuk ananda.

Kisah Singa dan Tikus

Dalam kisah ini anak akan belajar tentang pentingnya menepati janji dan membalas budi. Cerita rakyat ini juga memiliki beberapa versi dan terkenal di beberapa negara.

Saat tikus tertangkap oleh singa, dia memohon untuk dilepaskan. Dengan janji suatu saat dia akan membalas kebaikan singa.

Selang beberapa hari kemudian, singa tertangkap jaring pemburu. Mengetahui hal itu tikus segera datang menolong.

Dengan giginya yang tajam tikus mengoyak jaring hingga singa pun terlepas. Tikus menepati janjinya kepada singa untuk membalas kebaikannya. Dongeng ini dapat Anda baca selengkapnya di situs wisatawan.id.

Angkaro dan Tunturana

Fabel ini menceritakan tentang persahabatan dua kepiting. Kisah dari daerah Kalimantan ini mengajarkan kepada anak untuk saling memaafkan antar sahabat. Juga kesetiaan dalam suka dan duka.

Angkaro dan Tunturana sedang saling melukis punggung saat air laut tiba-tiba surut. Punggung Tunturana sudah dilukis dengan cantik, namun punggung Angkaro belum.

Karena para nelayan sudah mulai turun ke pantai untuk berburu kepiting, Tunturana terpaksa melukis punggung Angkaro asal-asalan.

Setelah itu Tunturana segera menarik Angkaro agar bersembunyi ke dalam pasir pantai dan tidak ditangkap nelayan.

Walau punggungnya tidak dilukis dengan indah, Angkaro memaafkan sahabatnya. Tunturana pun tetap setia menjadi sahabat Angkaro.

Kura-kura dan Kelinci

Kisah ini sangat terkenal. Bukan hanya di Indonesia, bahkan beberapa negara lainnya memiliki versi yang mirip. 

Melalui fabel ini anak akan belajar pentingnya kerendahan hati serta tidak meremehkan orang lain. Selain itu anak akan belajar untuk tidak menyerah dan konsisten.

Ketika Kura-kura ditantang lomba lari oleh Kelinci, dia menyanggupinya. Kelinci yang dikenal sebagai binatang paling gesit dan cepat di hutan pun meremehkan Kura-kura.

Karena berpikir dia pasti menang, sang kelinci malah tidur di bawah pohon saat lomba berlangsung. Sementara Kura-kura tetap gigih berlari walau sangat pelan.

Hingga akhirnya Kelinci terbangun saat sorakan penghuni hutan terdengar riuh. Kura-kura sudah sampai di garis finish sebelum dia sempat menyusulnya.

Gagak dan Rubah

Anak akan mengetahui kerugian jika bersikap sombong dan cepat terlena akan pujian dari kisah ini. 

Rubah yang kelaparan mencari cara agar segera mendapatkan makanan tanpa harus susah mencari. Sementara Gagak baru saja mendapatkan sepotong dendeng yang dicurinya dari tempat Pak Tani.

Dengan piawai Rubah memuji suara Gagak. Dia pun berkata ingin mendengar Gagak bernyanyi dengan suaranya yang indah. 

Terlena dengan pujian Rubah, Gagak membuka mulutnya lebar-lebar dan mulai bernyanyi. Di bawahnya, Rubah segera menampung dendeng yang terjatuh dari mulut Gagak.

Masih banyak lagi dongeng dan kisah yang mengajarkan kebaikan hati dan nilai-nilai positif kepada anak. Anda dapat memilihkan cerita yang cocok dengan usia dan daya tangkap si kecil.

Jangan khawatir akan kehabisan stok dongeng atau cerita rakyat. Karena Anda dapat membacanya di wisatawan.id. Situs yang menyediakan banyak kisah apik serta mengandung pesan moral untuk anak.

Selamat bercerita.