Usaha Untuk Mengurangi Sampah Plastik di Lingkungan Masyarakat

Bagimana usaha untuk mengurangi sampah plastik?.Nah,maka dari itu saya akan memberikan sedikit tips yang dapat anda lakukan di rumah maupun di lingkungan masyarakat.berikut ini usaha untuk mengurangi sampah plastik.

Usaha Untuk mengurangi sampah plastik

Usaha Untuk Mengurangi Sampah Plastik

Dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan masih menjadi masalah yang belum terpecahkan. Tidak hanya dari kesadaran penggunanya,namun produsen produk yang menggunakan kemasan plastik juga harus menciptakan kesadaran akan sampah plastik, khususnya untuk pengurangan sampah plastik. Berikut beberapa usaha untuk mengurangi sampah plastik.

1.Usaha Untuk Mengurangi Sampah Plastik Dengan Kurangi Penggunaan Plastik

Mengurangi itu sendiri berarti mengurangi sampah. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengurangi penggunaan produk yang berpotensi menjadi sampah plastik.

Langkah ini bisa diterapkan pada sampah atau produk sekali pakai seperti sampah plastik yang dilarang di berbagai tempat seperti di DKI Jakarta. Produk yang menjadi target utama pengurangan adalah produk plastik.

Fase ini juga menjadi yang pertama dan sekaligus menjadi prioritas, karena jika kita mengurangi produk sampah sekali pakai, kita tidak harus pergi ke fase berikutnya, yaitu reuse dan recycle.

Penggunaan barang-barang yang sulit didaur ulang juga akan menjadi masalah baru, sehingga tidak heran jika pengurangan dipandang sebagai langkah awal yang tepat.

Contoh penerapan langkah reduksi adalah dengan membawa botol minum atau peralatan makan sendiri sehingga tidak perlu lagi menggunakan peralatan makan dan minum dari plastik atau sekali pakai.

2.Menggunakan kembali Barang Bekas dari Plastik

Langkah atau tahapan kedua adalah reuse, yang berarti penggunaan kembali. pada tahap ini, mengajak Anda untuk menggunakan kembali produk yang sudah tidak digunakan lagi. Dengan menggunakan kembali produk-produk tersebut, sampah yang timbul dapat dikurangi.

Salah satu cara atau langkahnya adalah dengan memanfaatkan botol air minum bekas sebagai pot bunga kecil. Atau gunakan toples kue untuk camilan sebagai kotak penyimpanan di rumah.

Langkah penggunaan kembali lainnya adalah mengambil sebotol sabun atau sampo dan mengisinya dengan isi ulang.

Dengan metode reuse, pendistribusian sampah plastik yang dibeli tentunya dapat dikurangi dan digunakan kembali seperti semula.

3. Daur ulang

Tahap terakhir dari konsep 3R adalah Recycle yang artinya daur ulang. Langkah ini terutama dilakukan mengingat banyaknya sampah yang sudah berserakan di berbagai tempat seperti laut, darat dan udara.

Produk bekas atau daur ulang sebenarnya lebih fleksibel dan seringkali memiliki nilai ekonomis. Memulihkan sampah yang tidak terpakai sehingga memiliki nilai tanpa merusak lingkungan dapat mengurangi penyebaran sampah plastik secara drastis.

Produk daur ulang yang memiliki desain yang unik dan sangat berbeda dengan jenis produk baru. Bahkan ada yang membuat aksesoris dari alat-alat daur ulang yang dapat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian lingkungan seperti lingkungan RT atau RW.

Manfaat mengurangi sampah plastik dengan 3R adalah:

  • Pengurangan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal.
  • Membantu pembuangan sampah secara dini dan cepat.
  • Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) < / li>
  • Pengurangan ruang yang dibutuhkan untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA)
  • Perlindungan lingkungan dari kerusakan dan gangguan berupa bau, selokan tersumbat, banjir, dll.
  • Implementasi sistem 3R dalam pengelolaan sampah rumah tangga

Dampak sampah plastik terhadap lingkungan

1.Polusi air

Sampah plastik, baik yang utuh maupun yang terurai menjadi partikel-partikel kecil, dapat menyebabkan pencemaran air.

2.Polusi tanah

Dampak sampah plastik selanjutnya adalah pencemaran tanah. Partikel mikroplastik, logam berat dan bahan kimia yang dihasilkan selama proses dekomposisi plastik dapat menembus lapisan tanah dan menempel pada tanaman yang tertanam seperti sayuran dan buah-buahan

3.Polusi udara

Pembakaran sampah plastik secara terbuka dapat menyebabkan pencemaran udara. Hal ini disebabkan oleh adanya partikel mikroplastik, logam berat seperti kadmium dan timbal, serta poliklorin bifenil yang terlepas dan mencemari udara.

Baca Juga: Cara Menanggulangi Sampah yang Menumpuk

Dari usaha untuk mengurangi sampah plastik di atas dapat untuk kita lakukan di kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan masyarakat agar sampah plastik tidak menjadi sampah yang sulit di daur ulang serta menjadikan kita lebih sehat karena terhidar dari sampah plastik.